PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah terus mengupayakan percepatan pembangunan sanitasi sebagai langkah mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menilai sanitasi berperan penting dalam mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pembangunan bidang sanitasi difokuskan pada pemenuhan pelayanan dasar serta mengatasi dan mencegah stunting,” ungkap Leonard di Palangka Raya, baru baru ini.

Leo menyampaikan perumahan, air minum, air limbah merupakan indikator pencapaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang wajib dipenuhi oleh daerah.

Dia mengungkapkan pada 2023, capaian di Provinsi Kalimantan Tengah untuk akses sanitasi layak 76,31 persen dari target sebesar 76 persen.

Kemudian akses sanitasi aman 11,16 persen dari target 2023 sebesar 7 persen, BABS terbuka 2,53 persen dari target 2023 sebesar 2 persen. (HERMAWAN DP/R)