PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rapat Monitoring dan Evaluasi Program PPSP 2024 di Kalteng menyoroti pentingnya akselerasi pencapaian sanitasi aman dan berkelanjutan.

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung menyatakan capaian sanitasi aman di Kalimantan Tengah baru mencapai 11,16 persen pada 2023.

Angka ini menunjukkan gap sebesar 18,84 persen dari target nasional tahun 2029 sebesar 30 persen sanitasi layak dan aman menjadi aman dan berkelanjutan.

Hal itu sejalan dengan arah kebijakan nasional pada rancangan teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 di bidang sanitasi terdapat perubahan paradigma.

Arah kebijakan nasional mulai menggeser fokus dari sanitasi layak ke sanitasi aman dan berkelanjutan. Untuk itu, strategi multi aspek menjadi kebutuhan mendesak.

“Strategi multi aspek diperlukan untuk mewujudkan sanitasi aman dan berkelanjutan, meliputi kerangka regulasi, aspek teknis, aspek ekonomi, kelembagaan, pendanaan dan partisipasi masyarakat,” ujar Leonard di Palangka Raya, baru baru ini. (HERMAWAN DP/R)