BORNEONEWS, Kuala Kapuas – RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah menerima kunjungan Tim Assesor Outbreak Response Assessment (OBRA) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan WHO Indonesia.
Kunjungan ini untuk menilai respons imunisasi dan surveilans dalam penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
Direktur RSUD Kapuas, Agus Waluyo, menyambut langsung rombongan di aula rumah sakit, didampingi jajaran manajemen, tenaga kesehatan, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.
"Kami tentunya mengapresiasi atas kunjungan itu sebagai bagian dari evaluasi penting terhadap upaya penanggulangan penyakit seperti difteri, pertusis, tetanus neonatorum, campak-rubela, dan polio di wilayah Kapuas," katanya, Jumat, 6 Desember 2024.
Tim Assesor yang hadir meliputi perwakilan dari berbagai organisasi Internasional, seperti dari WCO INO, UNICEF INO, BMGF, US-CDC, serta dari Kemenkes RI.
Mereka melakukan penilaian terhadap berbagai aspek, termasuk surveilans kasus lumpuh layu akut (AFP), pelaksanaan imunisasi nasional, perencanaan, koordinasi, hingga manajemen vaksin.
RSUD Kapuas dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan di Kalimantan Tengah, bersama RSUD Doris Sylvanus dan beberapa puskesmas lainnya, termasuk Puskesmas Palingkau.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program OBRA 2024 yang dilaksanakan di enam provinsi terpilih untuk memastikan respons imunisasi dan surveilans berjalan efektif dalam menghentikan penyebaran penyakit. (DODI/R)








