PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Luapan air semakin meningkat di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Kobar. 

Terpantau saat ini luapan air di Sungai Arut yang melanda di Kelurahan Raja Seberang dan Mendawai Seberang, terlihat luapan air telah memasuki beberapa rumah warga di bantaran Sungai Arut. 

"Kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat yang lagi musibah, hari ini kita berkumpul menindaklanjuti kebutuhan masyarakat dan kita verifikasi, insyaallah mungkin kalau ga minggu atau senin akan kita salurkan bantuan dari pemerintah ke masyarakat yang terdampak banjir," ujar Pj Bupati Kobar, Budi Santosa, Jumat, 6 Desember 2024.

Penyaluran bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak, antara lain air bersih untuk dikonsumsi, bantuan pasar murah pada masyarakat yang mengalami bencana, bantuan sosial serta pemasangan geobag sepanjang kawasan pantai, perbaikan badan jalan di kawasan Pesisir Pantai. 

"Operasi pasar murah, kita menyiapkan 8.000 paket saya perintahkan untuk segera diturunkan (salurkan) membantu warga kita yang terkena musibah," tambah Budi Santosa. 

Di tempat yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kobar, Syahruni menyampaikan kondisi di daerah Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kotawaringin Lama air sudah menurun. 

"Tetapi memang karena pasang laut juga besar air yang turun dari DAS Lamandau dan DAS Arut apabila pasang laut akan pasang itu akan tertahan dan turunnya ga lama, jadi kondisi aman," ungkapnya. 

Namun, ia mengatakan, seluruh  masyarakat harus tetap waspada karena diketahui, bahwa intensitas air sedang dan lebat beberapa hari terakhir sampai bulan Maret mendatang.

Sehingga cuaca ekstrem membuat luapan air meningkat di DAS Lamandau mengakibatkan air meluap di infrastruktur jalan, jembatan hingga pemukiman warga. (NURITA/j)