BORNEONEWS, Sampit - Musim hujan yang sedang melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan dampaknya. Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) menjadi salah satu wilayah yang saat ini mulai dilanda banjir.
"Kecamatan MHS mulai dilanda banjir, ada 7 kelurahan dan desa yang mulai terdampak banjir. Debit air naik dari kemarin dan berlangsung hingga saat ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam K. Anwar, Jumat, 6 Desember 2024.
Itu ia ungkapkan saat dirinya meninjau langsung lokasi yang dilanda banjir di Kecamatan MHS. Disampaikan, saat ini telah ada 80 rumah yang terendam banjir dengan ketinggian 20-30 Cm dari lantai rumah. Sedangkan ketinggian air dari permukaan tanah antara 70-80 Cm.
Multazam menjelaskan bahwa banjir di Kecamatan MHS, dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir, sehingga membuat air sungai meluap.
"Kami akan terus memantau situasi banjir, jika nanti ada yang memerlukan bantuan logistik kami dapat segera menyalurkan kepada warga terdampak. Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mempertahatikan jaringan listriknya," tutupnya. (DEVIANA/j)









