PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangkaian kegiatan musyawarah forpimpas, pada hari Kamis, 5 Desember 2024, di Aston Nagoya City Hotel Kota Batam, telah dilaksanakan penandatanganan Implementation of Arrangement atau IA antara Program Studi Magister Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman dengan Program Studi S2 S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Dr Hj Fitriyana, Koordinator Program Studi Magister Ilmu Perikanan FPIK Unmul, dan Prof Rahmawaty, Ketua Program Studi S2 S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Sekolah Pascasarjana USU.

Perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian yang telah ditandatangani pada tanggal 5 September 2024 di Hotel Khas Parapat Danau Toba, Sumatera Utara, dengan nomor: 137 Tahun 2024 dan Nomor: 3087/UN5.2.16.D/HK.09.00/2024.

"Kami sangat antusias dengan kerjasama ini dan berharap dapat memberikan manfaat besar bagi kedua belah pihak," ujar Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Jumat, 6 Desember 2024.

Sebagai bagian dari implementasi perjanjian kerjasama tersebut, Program Magister Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman akan melaksanakan Kuliah Ilmiah dengan tema "Strategi Penulisan Tugas Akhir dalam Publikasi Jurnal Bereputasi". Kegiatan ini akan dilaksanakan secara online melalui platform Zoom pada hari Selasa, 10 Desember 2024.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi para mahasiswa dalam menulis tugas akhir yang berkualitas," tambah Prof Rahmawaty.

Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara akan bertindak sebagai narasumber atau pembicara dalam kegiatan tersebut.

"Kami siap berbagi pengetahuan dan pengalaman kami dalam penulisan tugas akhir yang dapat dipublikasikan di jurnal bereputasi," jelas Prof Rahmawaty.

Ia menekankan pentingnya publikasi ilmiah dalam meningkatkan reputasi akademik dan kontribusi ilmiah.

Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua institusi dan membuka peluang baru dalam bidang akademik dan penelitian.

"Kami berharap kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi institusi lain untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan," kata Dr Hj Fitriyana.

Ia juga mengajak semua pihak untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kerjasama ini.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua institusi dapat meningkat.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui kerjasama internasional," tutup Prof Rahmawaty.

Penandatanganan IA ini disaksikan oleh Ketua Forpimpas BKS Barat, Prof Hidayat dan Ketua Forpimpas Indonesia, Richard Benny Luhulima. (TESTI PRISCILLA/H)