PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Masyarakat Peduli Api "Laman Poung" yang dilakukan di Balai Desa Penyombaan ini dihadiri oleh Pendamping dari KPHP Lamandau Sukamara, Polsek Delang, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan tentunya Yayorin yang dari awal merupakan LSM pendamping di KTH ini.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan juga kemampuan MPA, materi disampaikan langsung oleh Staff DLHK Kabupaten Lamandau serta praktek lapangan dibimbing oleh Staff QHSE dari PT SML.

Dalam acara tersebut diberikan materi tentang MPA dan manfaatnya, tugas pokok dan fungsi dari masyarakat peduli api, serta materi tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

PT SML dalam kegiatan ini menyerahkan satu set mesin damkar, beserta APD lengkap sebagai perlengkapan untuk MPA Laman Poung.

"Kita serahkan satu set mesin, nozzle, selang pemadam, selang hisap serta APD untuk satu tim terdiri dari 15 orang. Support untuk MPA ini tentunya akan kita buat berkesinambungan sehingga KTH Kunkung Jaya nantinya bisa secara mandiri menjaga lahannya dari bahaya kebakaran hutan dan lahan," ujar Manager Sustainability PT SML, Joko Triyanto kepada Borneonews pada Jumat, 6 Desember 2024.

Pada kesempatan yang sama, Wardi selaku PIC Pendamping dari Yayorin mengungkapkan bahwa selama mendampingi kelompok sejauh ini melihat progres yang luar biasa ditunjukkan oleh KTH Kunkung Jaya.

"Masyarakat membentuk langsung MPA dan memberi nama sendiri, serta dukungan calon mitra seperti SML ini penting agar kelompok bisa semakin maju dan tentunya mandiri," kata Wardi.

Joko Triyanto menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan.

"Kami berharap dengan adanya MPA Laman Poung, upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat lebih efektif," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semangat dan dedikasi anggota KTH Kunkung Jaya dalam menjaga kawasan hutan.

Selain itu, PT. SML juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan konservasi lainnya yang dilakukan oleh KTH Kunkung Jaya.

"Kami akan terus berupaya memberikan dukungan yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan program konservasi ini," kata Joko.

Ia berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dengan adanya dukungan dari PT. SML, diharapkan Kelompok Tani Hutan Kunkung Jaya dapat mengelola kawasan hutan lindung dengan lebih baik dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya konservasi demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," tutup Joko Triyanto. (TESTI PRISCILLA/H)