BORNEONEWS, Sukamara - Penjabat Sekda Sukamara, Yofi Yudistira berharap kepala desa aktif melakukan sosialiasi pentingnya sanitasi agar bisa mencapai target bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF) di tahun 2025.
“Melalui kepanjangan tangan kita di desa-desa, kepala desa diharapkan selalu dan terus aktif untuk mensosialisasikan jangan buang air besar sembarangan,” kata Yofi Yudistira, Minggu, 8 Desember 2024.
Menurut dia, untuk bisa mencapai target di tahun 2025 mendatang, maka sosialisasi kepada masyarakat harus terus dilakukan untuk meningkatkan pemahaman terkait pentingnya sanitasi.
“Kita berharap di tahun depan sudah 100 persen, sekarang sudah 75 persen yang sudah ODF. Kedepan akan semakin kita giatkan, terumana sosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya.
Yofi menerangkan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam mencapai target adalah dengan adanya program pembangunan dan penataan terhadap rumah dikawasan kumuh.
“Jadi ada program-program seperti itu, ini selaras dengan percepatan pencapaian target ODF,” terangnya.
Diketahui, target desa ODF Kabupaten Sukamara dalam menuju Kota Sehat pada tahun 2025 mencapai 90 persen, dimana tahun 2024 desa dan kelurahan yang telah bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) telah mencapai 75 persen.
Untuk bisa mencapai angka tersebut pemerintah daerah terus melakukan berbagai kegiatan. (NORHASANAH/H)









