PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya terus berupaya mencari solusi mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin menggunung.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah mendalami cara mengolah sampah plastik, khususnya kantong plastik kresek, menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Plt Kepala DLH Kota Palangka Raya, Alman P. Pakpahan, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penelitian dan pengembangan untuk mengubah sampah plastik menjadi produk-produk yang bermanfaat.

"Kami ingin sampah plastik tidak hanya menjadi beban lingkungan, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat," katanya, Senin, 9 Desember 2024.

Beberapa contoh produk yang berpotensi dihasilkan dari daur ulang sampah plastik adalah tas, perlengkapan rumah tangga, dan bahan bangunan.

Dengan demikian, sampah plastik tidak lagi berakhir di tempat pembuangan akhir, melainkan memiliki nilai tambah dan dapat dimanfaatkan kembali.

"Selain mengurangi volume sampah, upaya daur ulang sampah plastik juga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," tambah Pakpahan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DLH Palangka Raya akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga penelitian, perguruan tinggi, serta pelaku usaha.

Selain itu, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. (HENDRI/R)