BORNEONEWS, Palangka Raya – Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Rudi Hartono, dalam pidatonya pada acara Dies Natalis ke-10 Fakultas Kehutanan, yang diselenggarakan pada Senin, 9 Desember 2024, mengungkapkan perjalanan panjang fakultas tersebut.
Fakultas Kehutanan merupakan fakultas ke-15 dari 16 fakultas yang ada di USU dan kini telah memiliki satu program pascasarjana.
Dr. Rudi mengingatkan, perjalanan Fakultas Kehutanan dimulai pada 7 Januari 1999 melalui SK No 04/DIKTI/Kep/1999, yang menjadi dasar berdirinya Program Studi Manajemen Hutan dan Budidaya Hutan. Pada tahun 2001, dilanjutkan dengan SK Dirjen DIKTI No. 2285/D/T/2001 mengenai pembukaan Program Studi Teknologi Hasil Hutan.
"Ketiga program studi ini merupakan cikal bakal Fakultas Kehutanan yang pada tahun 2014 menjadi bagian dari Fakultas Pertanian," jelas Dr. Rudi.
Pada 10 September 2014, Fakultas Kehutanan secara resmi terbentuk melalui Surat Keputusan Rektor USU No:1549/UN5.1.R/SK/PRS/2014. Saat ini, fakultas ini memiliki Program Studi S1 Kehutanan yang telah terakreditasi B. Kemudian, berdasarkan SK Rektor No: 266/UNS.1.R/SK/PRS/2017, empat departemen baru dibentuk: Departemen Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, Teknologi Hasil Hutan, dan Konservasi Sumber Daya Hutan.
Pada 2018, Fakultas Kehutanan membuka Program Studi Magister Kehutanan melalui SK Rektor No:1400/UN5.1.R/SK/PRS/2018. "Dengan adanya Peraturan Rektor No 5 Tahun 2021, keempat departemen tersebut kini bergabung menjadi Program Studi S1 Kehutanan," tambah Dr. Rudi.
Acara Dies Natalis ke-10 ini dibuka oleh Wakil Rektor III USU, Prof. Poppy Anjelisa, yang mewakili Rektor Universitas Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Prof. Poppy menyampaikan apresiasi kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Fakultas Kehutanan atas dedikasi mereka dalam memajukan institusi.
"Mari terus tingkatkan kolaborasi dengan berbagai lembaga, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional," ujar Prof. Poppy.
Sebagai keynote speaker, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat, Bobby Nopandry, yang juga alumni pertama Fakultas Kehutanan USU, menekankan pentingnya peran fakultas dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia. Bobby menegaskan bahwa Fakultas Kehutanan perlu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Kehutanan harus mengimbangi perubahan untuk menjaga kelestarian alam Indonesia," tuturnya.
Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Ridwanti Batubara, bersama Ketua Program Studi S2 S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana USU, Prof. Rahmawaty, berharap acara ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi civitas akademika Fakultas Kehutanan. "Kami berharap kegiatan ini memberi semangat baru bagi seluruh anggota fakultas dalam menghadapi tantangan global di sektor kehutanan," ujar Prof. Ridwanti. (TESTI PRISCILLA/H)









