PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tahun 2024 menandai tahun ketiga Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) menjalankan kegiatan akademiknya di kampus USU Bekala, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Seiring dengan perbaikan akses jalan masuk ke kampus yang kini dilapisi aspal hotmix sepanjang 2 km, kegiatan akademik di fakultas ini semakin lancar. Transformasi ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Kehutanan untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) menuju USU sebagai World Class University.

Dekan Fakultas Kehutanan USU, Dr. Rudi Hartono, dalam pidatonya pada perayaan Dies Natalis ke-10, mengungkapkan bahwa salah satu langkah utama dalam transformasi akademik adalah penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk Program Studi S1 dan S2 Kehutanan.

"Kami telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti workshop dan bimtek tentang kurikulum OBE, yang penting untuk pemutakhiran struktur dan komposisi mata kuliah di Prodi S1 Kehutanan," ujar Dr. Rudi.

Selain itu, Fakultas Kehutanan juga menyelenggarakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mencakup berbagai kegiatan seperti pertukaran mahasiswa, magang, riset merdeka, dan KKN tematik. Pada tahun 2024, sekitar 170 mahasiswa Prodi S1 Kehutanan terlibat dalam program MBKM yang melibatkan 14 mitra dari berbagai sektor, termasuk lembaga pemerintah, swasta, dan industri.

Fakultas Kehutanan juga memperkuat proses pembelajaran dengan praktisi mengajar yang melibatkan praktisi dari berbagai lembaga dan industri untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa.

"Kami telah mengadakan 14 kegiatan praktisi mengajar yang dijadwalkan pada semester genap 2023/2024 dan 8 kegiatan pada semester ganjil 2024/2025," tambah Dr. Rudi.

Selain itu, Fakultas Kehutanan juga menyelenggarakan Kuliah Tamu Nasional dengan menghadirkan pakar dan profesional dari berbagai institusi untuk memberi wawasan baru di bidang kehutanan. "Hingga Desember 2024, kami telah melaksanakan 18 kegiatan Kuliah Tamu Nasional," ungkapnya.

Tak hanya itu, Fakultas Kehutanan USU juga mengadakan Kuliah Tamu Internasional dengan mengundang dosen tamu dari luar negeri untuk memberikan perspektif global. Sejak awal tahun 2024, sebanyak 10 kegiatan Kuliah Tamu Internasional telah dilaksanakan, dengan narasumber dari negara seperti Malaysia, Filipina, Australia, Rusia, Korea Selatan, dan Belanda.

Sebagai bagian dari upaya untuk mencapai akreditasi internasional, Fakultas Kehutanan telah mendaftarkan Program Studi S1 Kehutanan dan Magister Kehutanan untuk penilaian oleh lembaga akreditasi ASIIN. Proses pendaftaran dimulai pada Januari 2024 dan pada Desember 2024 telah dilaksanakan visiting lapangan oleh asesor internasional, termasuk Prof. Dr. Carsten Mann dari Eberswalde University (Jerman) dan Dr. Uwe Sayer dari FSC International.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor USU yang diwakili oleh Wakil Rektor 3, Prof. Poppy Anjelisa, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Fakultas Kehutanan dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada kualitas global. Selain itu, keynote speaker, Bobby Nopandry, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat dan alumni pertama Fakultas Kehutanan, menekankan pentingnya peran fakultas dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas.

Fakultas Kehutanan USU terus berupaya untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sejalan dengan visi USU sebagai World Class University. (TESTI PRISCILLA/H)