SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Pendidikan mengadakanr rapat koordinasi dan evaluasi transisi PAUD ke SD. 

Kegiatan itu merupakan bagian dari program Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Kotim untuk menilai dan meningkatkan efektivitas implementasi transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

"Evaluasi ini penting untuk memastikan transisi PAUD ke SD berjalan baik dan menghasilkan hasil yang optimal," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, M. Irfansyah melalui sekretarisnya, Yolanda Lonita Fenisia, Selasa, 10 Desember 2024.

Itu ia ungkapkan saat dirinya membacakan laporan mewakili Kepala Dinas Pendidikan yang tidak dapat hadir di rapat dan evaluasi Transisi PAUD ke SD. 

Rapat koordinasi dan evaluasi tersebut diikuti oleh 780 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru TK, Bunda PAUD kecamatan serta pengawas. 

Rapat evaluasi itu difokuskan pada dua hal utama. Pertama, untuk mengetahui sejauh mana implementasi transisi PAUD ke SD yang telah berjalan selama 2024.

Kedua, untuk mengumpulkan masukan dan saran konstruktif dari para stakeholder guna meningkatkan kualitas dan mengatasi kekurangan yang dihadapi dalam implementasi program ini.

"Kami ingin memastikan bahwa program Transisi PAUD ke SD di Kabupaten Kotim benar-benar bermanfaat bagi anak-anak dan membantu mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru," tambah Yolanda.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, M. Irfansyah menyatakan program Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

Ia menilai program ini sangat positif bagi anak-anak karena dapat membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru dengan lebih mudah dan menyenangkan.

"Jenjang PAUD itu memang masanya bagi anak untuk bermain, gembira dan ceria. Program Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini diharapkan dapat membantu anak-anak untuk tetap merasakan suasana bermain dan belajar yang menyenangkan saat mereka memasuki jenjang pendidikan dasar," jelas Irfansyah. (DEVIANA/R)