PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Program Pemerintah Pusat berupaakan siang gratis mendapat dukungan dari DPRD Kotawaringin Barat.

Ketua DPRD Kobar Mulyadin mengatakan pihaknya siap untuk mendukung program makan siang gratis jika nantinya diusulkan.

"Karena  program ini dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu. Harapannya, program ini menjadi langkah nyata dalam memberikan bantuan bagi masyarakat dan mendorong peningkatan gizi serta kesejahteraan warga di Kabupaten Kobar," jelas Mulyadin.

Pihaknya bersedia untuk mengalokasikan dana cadangan sebagai pendamping anggaran yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat untuk mendukung program tersebut di tingkat daerah.

"Dana cadangan ini dapat digunakan sebagai dana pendamping jika program ini resmi berjalan," jelasnya.

Pihaknya bersama Pemkab Kobar berkomitmen untuk memastikan kelancaran pelaksanaan makan siang bergizi bagi masyarakat.

"Walau demikian, hingga kini pembahasan di tingkat DPRD belum memasuki tahap final. Beberapa elemen yang perlu diperhatikan terkait program ini antara lain pendistribusian, pelaksanaan di lapangan, serta pemantauan langsung untuk memastikan manfaat yang merata," jelas Mulyadin.

Pihaknya harus melakukan telaah bersama pihak terkait, untuk menciptakan program lancar dan efisien serta tepat sasaran.

"Dilihat dari segi teknis, program ini rencananya akan melibatkan TNI, Kodim 1014 Pangkalan Bun sebagai penggerak atau pelaksana kegiatan," jelasnya.

Mulyadin mengatakan, kerja sama dengan pihak TNI tentu akan memperkuat pelaksanaan program ini di lapangan. "Namun, ini masih dalam tahap wacana dan perlu koordinasi lebih lanjut," jelas Mulyadin.

Mulyadin menjelaskan beberapa waktu kedepan, DPRD bersama pemerintah daerah akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk merumuskan mekanisme yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Harapannya, setelah pembahasan selesai, program ini bisa segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kobar” jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)