PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Persoalan infastruktur di Kecamatan Arut Utara (Aruta) harus menjadi perhatian khusus Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar). Wakil Ketua II DPRD Kobat Sri Lestari mengatakan perhatian lebih harus diberikan kepada daerah yang memiliki potensi besar, namun terkendala aksesibilitas.

"Pada beberapa kali kunjungan kerja, kami melihat langsung bagaimana infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Aruta masih memerlukan peningkatan signifikan. Padahal, daerah ini menyimpan potensi pertanian dan kehutanan yang besar," kata Sri Lestari.

Sri Lestari mengatakan, keterbatasan infrastruktur di wilayah pedesaan bukan hanya menghambat mobilitas masyarakat.

"Namun imbasnya juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Sebagai conto sulitnya petani dan pelaku UMKM di Aruta untuk mengangkut hasil produksi ke pusat kota" jelas Sri Lestari.

Hal ini, menurut Sri Lestari mengakibatkan harga jual yang lebih rendah dan ketidakpastian ekonomi bagi warga setempat.

--page

"Jalan penghubung antar desa dan akses ke kecamatan sering kali rusak, terutama saat musim hujan. Pemerintah daerah harus menetapkan ini sebagai prioritas pembangunan agar kesenjangan antara desa dan kota dapat diminimalkan," tuturnya. (WAHYU KRIDA/Y)