BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna mengatasi persoalan infastruktur khususnya di Kecamatan Arut Utara (Aruta), Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Sri Lestari mengusulkan adanya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk mengatasi masalah itu.
Sri Lestari berharap, alokasi anggaran infrastruktur di pedesaan dapat ditingkatkan pada APBD 2025. "Hal ini bukan hanya soal membangun jalan, tapi soal membangun harapan dan kesejahteraan masyarakat," kata Sri Lestari.
Sri Lestari juga mengapresiasi upaya Pemkab Kobar yang telah memperbaiki beberapa ruas jalan di Kecamatan Aruta
"Namun perlu ditekankan bahwa langkah tersebut harus diiringi dengan pemeliharaan yang berkelanjutan. Jangan sampai jalan yang sudah diperbaiki kembali rusak karena kurangnya pengawasan dan perawatan," jelas Sri Lestari.
Sri Lestari yakin, bila semua pihak memiliki komitmen bersama untuk mencari penyelesaian, masalah infrastruktur pedesaan dapat diatasi secara bertahap.
--page
"DPRD akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada masyarakat pedesaan, karena mereka adalah pilar penting dalam pembangunan Kabupaten Kobar," jelas Sri Lestari. (WAHYU KRIDA/Y)









