PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) diminta oleh DPRD Kobar untuk lebih serius dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak Galian C yaitu mineral galian bukan logam dan batuan.

Anggota DPRD Kobar Komisi B, Ade Ridho Hadi mengatakan, sektor ini memiliki potensi besar yang belum digarap secara optimal.

“Karena pajak Galian C adalah salah satu sektor yang sangat potensial untuk meningkatkan PAD Kobar. Saya berharap seluruh SKPD di Kobar bisa ebih semangat dalam menggali potensi ini,” jelas Ade Ridho Hadi.

Menurut Ade Ridho Hadi, peran aktif SKPD terkait dinilai sangat penting untuk bekerja lebih keras dalam meningkatkan hasil dari sektor Galian C. 

"Target PAD yang lebih tinggi, menurutnya, akan mempermudah pelaksanaan pembangunan di Kobar. Dukungan anggaran yang maksimal dari Pemda juga sangat penting untuk mendukung peningkatan PAD," jelas Ade Ridho Hadi.

--page

Menurut Ade Ridho Hadi, bila tidak adanya dukungan anggaran tersebut, upaya menggali potensi pajak Galian C ini tidak akan berjalan maksimal.

"Galian C memiliki prospek cerah untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Kami mendorong adanya langkah-langkah strategis dalam pengelolaan pajak dari sektor ini, agar potensi yang ada dapat terkelola dengan baik," jelas Ade Ridho Hadi.

Ade Ridho Hadi mengatakan, dengan PAD yang lebih besar, Pemda Kobar akan lebih mudah melaksanakan berbagai program pembangunan yang langsung berdampak pada masyarakat.

"Peningkatan PAD juga akan mendukung percepatan penyediaan fasilitas publik dan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kobar. Pastinya sinergi antara Pemda dan SKPD dalam menggali potensi pajak Galian C ini harus segera diwujudkan agar mencapai hasil yang maksimal dan manfaatnya melalui pembangunan yang merata bisa dirasakan masyarakat Kobar," jelas Ade Ridho Hadi. (WAHYU KRIDA/Y)