PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Penyusunan Blue Print Kalteng 2045 diarahkan untuk memanfaatkan peluang strategis yang muncul.

Termasuk memanfaatkan penetapan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) sekaligus mengatasi berbagai tantangan pembangunan.

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung menjelaskan pentingnya dokumen ini sebagai peta jalan pembangunan selama dua dekade ke depan.

Leo meyakini blue print tidak hanya berfungsi sebagai panduan teknis tetapi juga mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Penetapan IKN di Kaltim membuka peluang besar bagi Kalimantan Tengah untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional,” ungkap Leo saat seminar penyusunan blue print, baru baru ini.

--page

Namun, diakuinya, peluang tersebut juga menghadirkan tantangan yang memerlukan langkah-langkah strategis dan sinergi antardaerah.

Leonard menyebut seminar nasional yang digelar di Palangka Raya ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi tantangan tersebut serta menyusun kerangka kerja strategis yang visioner dan realistis.

Potensi sumber daya daerah akan dioptimalkan untuk mendukung inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan pembangunan. (HERMAWAN DP/Y)