BORNEONEWS, Sampit – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rinie, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli tiket perjalanan.
Rinie meminta agar masyarakat hanya membeli tiket transportasi umum, terutama kapal laut, di agen resmi.
Menurutnya, pembelian tiket di tempat resmi sangat penting untuk menghindari kasus penipuan tiket palsu atau tiket bodong, yang seringkali merugikan masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat yang ingin bepergian, terutama menggunakan kapal laut, agar tidak sembarangan membeli tiket. Pastikan tiket dibeli di agen resmi untuk mencegah risiko penipuan," ujar Rinie, Rabu, 11 Desember 2024.
Lanjutnya, kasus tiket bodong kerap terjadi, terutama di pelabuhan. Banyak penumpang yang akhirnya gagal berangkat karena menjadi korban ulah oknum tidak bertanggung jawab yang menjual tiket palsu.
"Kasus seperti ini sudah sering terjadi, dan sangat merugikan masyarakat. Selain tidak bisa berangkat sesuai rencana, mereka juga mengalami kerugian finansial," katanya.
Rinie juga meminta pihak pengelola transportasi untuk meningkatkan pengawasan di pelabuhan maupun terminal menjelang musim liburan. Hal ini penting untuk mencegah praktik penipuan yang meresahkan masyarakat.
"Pengawasan harus diperketat, terutama di area yang menjadi titik keberangkatan masyarakat. Selain itu, edukasi tentang pentingnya membeli tiket di tempat resmi juga perlu ditingkatkan," tambahnya.
Rinie menegaskan, keamanan perjalanan masyarakat selama liburan Nataru harus menjadi perhatian utama semua pihak. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan praktik penjualan tiket tidak resmi.
"Dengan membeli tiket di agen resmi, masyarakat tidak hanya melindungi diri sendiri dari penipuan, tetapi juga mendukung upaya bersama untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









