BORNEONEWS, Palangka Raya - Usaha Kecil Menengah dan Koperasi atau UKMK mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, CV Smart Batik Indonesia (Smart Batik), berhasil meraih Juara 1 kategori Dunia Usaha dalam kegiatan Gender Champion Award 2024.
Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3AP2KB. Gender Champion Award merupakan apresiasi bagi individu, komunitas, pelaku usaha, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta perangkat daerah yang peduli pada perempuan, anak, disabilitas, lansia, dan warga miskin untuk mendorong terciptanya kesetaraan dan keadilan gender di Kota Yogyakarta.
Penghargaan diserahkan oleh Pj Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto, Pj Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Sugiharti Mulya Handayani, dan Kepala DP3AP2KB, Retnaningtyas di Ruang Bima, Kompleks Balaikota Yogyakarta. Setelah melalui serangkaian proses, mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara, terpilih 21 pemenang dari 7 kategori, salah satunya adalah CV. Smart Batik Indonesia yang menjadi juara 1 kategori dunia usaha.
Sejak mengembangkan industri batik sawit pada bulan September 2023, jumlah pembatik yang terlibat dalam produksi batik semakin meningkat. Saat ini, total ada sekitar 60 pembatik yang didominasi oleh ibu-ibu, beberapa di antaranya adalah disabilitas.
CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang terus mendukung usaha yang dilakukannya.
"Terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung kami. Alhamdulillah, penghargaan ini kami persembahkan untuk ibu-ibu pembatik. Semoga kami terus dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat lewat Smart Batik," ungkap alumni penerima beasiswa bidikmisi dan LPDP tersebut.
Sementara itu, Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah, terus memberikan motivasi untuk Smart Batik.
"Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus bertumbuh. UKMK-UKMK sawit harus terus maju agar dapat memberikan dampak yang seluas-luasnya, sehingga juga dapat ikut mengkampanyekan kebaikan sawit Indonesia. Selamat untuk tim Batik Sawit, Smart Batik," ungkap Helmi.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa usaha kecil menengah dapat memberikan kontribusi besar dalam menciptakan kesetaraan dan keadilan gender. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Smart Batik Indonesia terus berupaya untuk memberdayakan perempuan dan kelompok disabilitas melalui industri batik sawit.
Dengan berbagai prestasi yang telah diraih, Smart Batik Indonesia berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menginspirasi UKMK lainnya untuk terus berkembang dan berinovasi. (TESTI PRISCILLA/H)









