PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Prof Rahmawaty menjadi narasumber utama dalam dalam Seminar Ilmiah yang diselenggarakan atas kerja sama Prodi Magister Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman dengan Prodi S2 S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara atau USU.

Dalam seminar ini, Prof Rahmawaty berbagi kiat-kiat menulis pendahuluan untuk publikasi ilmiah kepada para mahasiswa dan dosen yang hadir. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis dan publikasi ilmiah di kalangan akademisi.

Dalam paparannya, Prof Rahmawaty menekankan pentingnya menyusun pendahuluan yang baik dan benar.

"Bagian terpenting dari pendahuluan adalah state of the art penelitian sebelumnya dan pernyataan gap analysis," ujar Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Rabu, 11 Desember 2024.
Guru Besar Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara ini menjelaskan bahwa state of the art penelitian sebelumnya mencakup overview literatur sebelumnya atau konsep-konsep teori yang relevan.

Prof Rahmawaty juga menekankan pentingnya pernyataan gap analysis dalam pendahuluan.
"Gap analysis menjelaskan mengapa riset ini perlu dilakukan dan apa keunikan paper ini dibandingkan paper-paper sebelumnya," tambahnya.

Pernyataan tujuan penelitian juga harus jelas dan terstruktur dengan baik. Pendahuluan biasanya dibagi atas tiga bagian utama: menjelaskan permasalahan global dan regional terkait tema, mengulas beberapa publikasi terkait dengan tema, dan menemukan gap serta menyatakan tujuan dan hasil yang diharapkan.

"Latar belakang umum boleh ada, tetapi maksimum satu paragraf saja," jelas Prof Rahmawaty.
Pada state of the art penelitian sebelumnya, usahakan minimum lima literatur yang dikupas untuk menjustifikasi kebaruan atau novelty penelitian ini.

"Jangan mengupas per paper, tetapi lebih baik per temuan atau findings," kata Ketua Prodi S2 S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara atau USU.

Hal ini penting untuk menunjukkan keunikan penelitian yang dilakukan. Prof Rahmawaty juga memberikan panduan pertanyaan yang harus ada di pendahuluan, seperti apakah ada publikasi-publikasi atau metode sebelumnya yang mirip, manakah yang paling baik dan sudah beres, serta apa yang masih lemah atau gap analysis.

"Kita mau menyelesaikan yang mana? Ini adalah pertanyaan penting yang harus dijawab dalam pendahuluan," tambahnya.

Seminar ini dipandu oleh moderator Handayani Boa. Sebelum seminar dimulai, Ketua Penyelenggara kegiatan yang juga Ketua Program Studi Magister Ilmu Perikanan Unmul, Dr Fitriyana, menyampaikan sambutannya. Dr Fitriyana mengapresiasi kehadiran Prof Rahmawaty dan berharap seminar ini dapat memberikan manfaat besar bagi para peserta.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para mahasiswa dan dosen Fakultas Kelautan Universitas Mulawarman dapat lebih siap dalam menyusun dan mempublikasikan hasil penelitian mereka.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unmul, Dr Komsanah Sukarti, juga memberikan sambutan dan membuka secara resmi penyelenggaraan acara. Dr Komsanah menekankan pentingnya publikasi ilmiah dalam meningkatkan reputasi akademik dan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan.(TESTI PRISCILLA/R)