BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau menjalin kerjasama dengan Universitas Sam Ratulangi. Kerja sama ini ditandai dengan acara penandatanganan kerja sama RSUD Lamandau Dengan Program Studi Dokter Spesialis Bedah Universitas Sam Ratulangi (RSUP Dr. R.D Kandou Manado).
Sekda Lamandau, M Irwansyah menyampaikan, bahwa kunjungan kerja ini dalam rangka untuk memperkuat kerjasama antara Pemkab Lamandau dengan Pemkot Manado dalam bidang kesehatan khususnya dalam meningkatkan pelayanan yang ada di RSUD Lamandau.
“Kedatangan kami untuk bersilaturahmi dan menjalin kerjasama sekaligus memiliki cita-cita dalam pengembangan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Lamandau,” kata Sekda Lamandau M Irwansyah, Selasa 12 Desember 2024.
Secara spesifik kerjasama ini meliputi pengadaan SDM untuk memenuhi kebutuhan dokter bedah pada RSUD Lamandau, hal ini sekaligus untuk menjawab tantangan akan ketersediaan dokter di Rumah Sakit kebanggaan Kabupaten Lamandau tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Lamandau diterima langsung oleh tim dari Pemerintah Kota Manado, terdiri dari Ketua Bagian Bedah dan KSM Bedah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Dr. dr. Mendy Hatibie Oley, dan sejumlah staf RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Pihaknya menyambut baik kerjasama yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Lamandau dengan pihak Pemerintah Kota Manado dalam hal ini RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
“Harapan kami melalui kerjasama ini, kita bisa menjadi bersaudara dan saling mendukung khususnya di bidang kesehatan,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/j)
Pemkab Lamandau Gandeng Universitas Sam Ratulangi dalam Pengadaan Nakes
Bagikan:

NANGA BULIK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Lamandau Soroti Pencegahan Karhutla dan Tanggung Jawab Perusahaan saat Tinjau Eks Konsesi Grace dan PWN
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Komentar (0)
Memuat komentar…







