BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) percepatan penurunan stunting melalui Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif pada satuan PAUD.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kapuas, Rabu, 11 Desember 2024, dan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kapuas, Ahmad M Saribi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Aswan, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Jum’atil Fajar, dan perwakilan sejumlah Kepala OPD.
Dalam sambutannya, Ahmad Saribi menegaskan pentingnya peran guru PAUD dalam mendukung penurunan angka stunting melalui edukasi pola hidup bersih dan sehat.
“Parenting menjadi salah satu faktor utama dalam upaya ini. Guru memiliki tanggung jawab untuk membimbing peserta didik dan orang tua dalam menerapkan pola hidup sehat,” kata Saribi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa upaya penurunan stunting di Kabupaten Kapuas dilakukan melalui program Gerakan Bersama Menuju Kapuas Bebas Stunting (Gema Eka Asi).
Program ini mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menurunkan prevalensi stunting sesuai target nasional tahun 2024 sebesar 14,29 persen. (DODI/j)









