BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menurunkan angka stunting.
Salah satu langkahnya adalah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Percepatan Penurunan Stunting dengan menggandeng guru PAUD sebagai agen perubahan pada Rabu, 11 Desember 2024.
Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Aswan, menyampaikan bahwa peran aktif guru PAUD sangat penting dalam memastikan anak-anak usia dini mendapatkan perhatian yang tepat terkait tumbuh kembang mereka.
“Melalui guru PAUD, kami mendorong agar anak-anak rutin ke posyandu untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan mereka. Ini langkah strategis untuk intervensi stunting secara dini,” kata Aswan.
Asisten Administrasi Umum Sekda Kapuas, Ahmad M Saribi, juga menyampaikan optimisme atas upaya bersama ini.
Ia mengungkapkan bahwa angka stunting di Kabupaten Kapuas telah menurun menjadi 16,2 persen pada tahun 2023. Namun, penurunan lebih lanjut diperlukan untuk mencapai target nasional.
--page
“Kami membutuhkan pelaksanaan yang masif, bergotong royong, dan mengikuti tahapan yang telah direncanakan. Dengan kolaborasi semua pihak, target tersebut dapat tercapai,” ucap Saribi.
Melalui program Gema Eka Asi, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap dapat mempercepat pengentasan stunting, memastikan kesehatan anak-anak usia dini, dan mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. (DODI/Y)









