BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul menegaskan pentingnya kesehatan ibu hamil sebagai indikator kemajuan suatu negara.
Hal tersebut disampaikan Suyuti saat membuka kegiatan Edukasi Penggerakan Masyarakat Bumil Sehat di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Rabu, 11 Desember 2024.
Menurutnya, angka kematian ibu dan bayi menjadi komponen penting dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang merupakan alat ukur kualitas pembangunan dengan memperhatikan aspek kelangsungan hidup, pendidikan, dan daya beli.
“Bumil sehat menjadi indikator maju tidaknya sebuah negara. Tidak hanya dilihat dari ekonomi, seperti penghasilan per kapita, tetapi juga dari angka kematian bayi dan ibu,” ujar Suyuti di Palangka Raya, Rabu, 11 Desember 2024.
Adapun kehamilan sehat diyakini dapat terpenuhi melalui ibu hamil menjalani masa kehamilan dengan pola hidup yang mendukung kesehatan dirinya dan janin.
--page
Hal ini mencakup asupan gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan rutin, aktivitas fisik yang aman, dan menghindari faktor risiko seperti merokok, konsumsi alkohol, serta stres berlebihan.
Kehamilan yang sehat membantu memastikan pertumbuhan janin optimal, mencegah komplikasi, dan meningkatkan peluang melahirkan bayi dengan berat badan normal serta kondisi yang sehat. (HERMAWAN DP/Y)









