TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Arief Budi Prasetya, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Tamiang Layang, Mira Arief Budi Prasetya, dan sejumlah perwakilan anggota DWP menghadiri Peringatan Hari Ibu ke-96 di GPU Mantawara, Tamiang Layang, Kamis, 12 Desember 2024.

Acara yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Timur itu turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan organisasi perempuan seperti DP3AKB, DPMDSos, TP PKK, DWP, dan GOW, serta berbagai tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Kepala Rutan Tamiang Layang mengapresiasi peringatan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap peran perempuan.

Dia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan masyarakat yang lebih baik. 

“Tema Hari Ibu tahun ini, Perempuan Berdaya, Indonesia Maju, menggarisbawahi pentingnya solidaritas antarperempuan sebagai penggerak kemajuan bangsa. Semangat ini harus terus kita bawa untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ujar Arief dalam keterangannya usai menghadiri acara tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan dan meningkatkan peran aktif mereka dalam berbagai bidang kehidupan.

“Pada kesempatan ini kita memperingati Hari Ibu untuk merenungkan perjuangan dan kontribusi perempuan dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa. Kami berharap nilai-nilai luhur perjuangan kaum perempuan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkap Arief.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Rutan Tamiang Layang, Mira Arief Budi Prasetya, turut menyampaikan harapannya agar momentum ini mampu mempererat solidaritas antaranggota DWP dan mendorong kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

"Dengan semangat Hari Ibu ke-96, kita berharap perempuan Indonesia semakin berdaya dan mampu membawa perubahan positif di segala aspek kehidupan. Perayaan ini menjadi penanda pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mendukung pemberdayaan perempuan demi tercapainya masyarakat yang inklusif dan berkeadilan," ujarnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)