BORNEONEWS, Pulang Pisau - Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kabupaten Pulang Pisau langsung melakukan sosialisasi terkait pengembangan tanaman-tanaman ramah gambut dan teknologi tepat guna di enam kecamatan. Yakni, Jebiren Raya, Kahayan Hiril, Maliku, Pandih Batu, Sebangau Kuala dan Kecamatan Kahayan Kuala.

"Masing-masing tim seperti SKPD dan Kemitraan sedang menyusun rencana program kerja dan ada juga yang sudah action di lapagan seperti pembuatan sumur bor dan pembuatan tabat yang dilakukan oleh USAID Lestari," kata Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kabupaten Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang melalui Sekretaris Slamet Untung Riyanto saat ditemui, Selasa (13/9/2016).

Kalimantan Tengah kata Slamet termasuk provinsi kaya gambut dengan luas mencapai 2,9 juta hektare. Badan Restorasi Gambut (BRG) telah menetapkan Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu daerah prioritas restorasi gambut. Kegiatan tersebut kata Slamet diharapkan menjadi contoh perlindungan gambut bagi daerah-darah lainnya di Kalimantan Tengah juga di seluruh Indonesia. 

Dalam upaya restorasi tersebut, pemanfaatan komoditas lokal yang potensial dan terbukti adaptif pada lahan gambut menjadi salah satu strategi dan prioritas BRG. " Harapan kita melalui pemanfaatan komoditas lokal tersebut restorasi gambut memberikan dua manfaat, yakni pemulihan kawasan dan pengembalian fungsi hidrologis serta memberi peningkatan ekonomi lokal," ujarnya

TRGD yang terdiri dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau, SKPD terkait, Kemitraan masyarakat serta para pelaku kepentingan diharapkan Slamet dapat bersinergi, sehingga apa yang menjadi target dan harapan dari BRG ini dapat tercapai dengan baik sesuai program dan rencana kerja yang telah disusun. 

Menurutnya karakteristik lahan dan hutan gambut di Indonesia umumnya terdiri dari serasah/bekas lapuk dimasa lampau dan sekarang yang telah lapuk/belum lapuk dan jelas sangat berbeda dari tanah meneral dari segi sifat dan fisiknya dari beberapa penelitian gambut mengandung karbon yang sangat tinggi dan juga bereaksi masam. Gambut akan dapat berfungsi sebagai lahan yang dapat dimanfaatkan jika dalam tergenang (Anaerob) khususnya untuk pertumbuhan vegetasi, karena itu kondisi ideal adalah tetap dalam keadaan basah. (JAMES DONNY/N).