KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Dalam upaya meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap bahaya kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Seruyan terus menggencarkan pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di berbagai wilayah setempat.

Kepala DPKP Seruyan, Sri Susanti, menjelaskan bahwa Redkar adalah organisasi sosial berbasis masyarakat yang dibentuk untuk mewujudkan lingkungan yang lebih tangguh dalam menghadapi kebakaran.

 “Relawan pemadam kebakaran merupakan bagian dari upaya nasional, yang dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat di lingkungan desa maupun kelurahan,” ujar Sri Susanti, Kamis, 12 Desember 2024.

Relawan Redkar memiliki peran penting dalam penanganan dini kebakaran, baik sebagai langkah antisipasi maupun pertolongan awal saat terjadi kebakaran. Selain itu, mereka juga bertugas membantu penyuluhan, pencegahan, dan penanggulangan kebakaran di wilayah masing-masing.

“Relawan juga bertanggung jawab memberikan informasi akses yang mempermudah mobilitas kendaraan pemadam kebakaran serta menunjuk sumber air terdekat,” tambahnya.

Untuk menunjang kemampuan para relawan, DPKP Seruyan secara rutin memberikan pelatihan mengenai teknik pemadaman kebakaran, khususnya di kawasan pemukiman. Pelatihan ini dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan agar para relawan siap menghadapi berbagai situasi darurat.

Keberadaan Redkar diharapkan mampu mempercepat respons dalam menangani kebakaran di desa dan kelurahan yang sulit dijangkau secara langsung oleh tim pemadam kebakaran.

Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran. (FAHRUL/H)