PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Energi Primer Indonesia (EPI) PLTU Pulang Pisau, menggelar tanam perdana pengembangan ekosistem biomassa, sebagai bagian dari program Co-Firing untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pulang Pisau. 

Tanam perdana dilaksanakan di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis 12 Desember 2024.

Manager Stakeholder Manajemen dan Koordinator Wilayah PT PLN EPI Galih Pujo Asmoro menyampaikan, dengan terlaksananya program pengembangan ekosistem biomassa ini, masyarakat yang terlibat semakin meningkat kesejahteraannya.

"Tanaman pohon gamal ini merupakan tanaman multifungsi, batangnya dapat dipakai untuk sumber energi biomassa, sedangkan daunnya bisa digunakan untuk pakan ternak," kata Galih.

Menurut Galih dengan menanam pohon Gamal ini, masyarakat setempat itu bisa mendapatkan manfaat ganda, baik dari daun hingga batangnya.

Galih menjelaskan,  pohon Gamal merupakan tanaman yang sangat gampang untuk dikembangkan. Saat  sudah tinggi dan memasuk musim hujan, tinggal dipotong dan di tancapkan ke tanah.

Pohon ini, kata Galih gampang dikembangkan dan hidup. Sedangkan untuk masa tanamnya sendiri sekitar 2 tahun untuk kayu. Sementara itu daunnya bisa digunakan sekitar 6 bulan sampai 1 tahun, sudah bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak. ( RETHA/H)