KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas telah menerima kunjungan dari dua perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi, yaitu Sofia Wirda dari Adinkes Kalimantan Tengah dan Noperianto dari Adinkes Kalimantan Selatan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari proyek Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI), dengan fokus pada monitoring data Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) serta verifikasi usulan alat kesehatan di empat Puskesmas, yakni Basarang, Pulau Telo, Melati, dan Selat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Jum'atil Fajar yang telah menerima kunjungan itu menyampaikan bahwa tim dari provinsi melakukan monitoring dan verifikasi data ASPAK di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dan keakuratan data alat kesehatan yang telah diterima.

"Mengidentifikasi kendala yang dihadapi petugas Puskesmas dalam memperbarui data ASPAK," katanya, Jumat, 13 Desember 2024.

Memberikan arahan terkait penyelesaian masalah input data dan pemanfaatan alat kesehatan.

"Dari hasil kunjungan, ditemukan bahwa dua Puskesmas telah melakukan pembaruan data ASPAK, meskipun masih terdapat beberapa alat kesehatan yang belum sepenuhnya diinput karena berbagai alasan," ucapnya.

Sementara itu, dua Puskesmas lainnya belum melakukan pembaruan data karena pengelola baru merasa kurang percaya diri dalam melakukan input, khawatir terjadi kesalahan dalam proses tersebut.

Monitoring ini menunjukkan adanya kemajuan di beberapa Puskesmas dalam pengelolaan data ASPAK. Namun, tantangan masih ditemukan, terutama terkait keberanian dan kepercayaan diri petugas baru dalam menggunakan sistem. (DODI/H)