BORNEONEWS, Muara Teweh - Nanang Efendi (50), pemilik Salon Nanang Efendi, di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, tewas dengan empat luka tusukan benda tajam di tubuhnya. Di antaranya di bagian dada kiri, dada kanan, perut hingga tembus ke belakang, dan leher belakang tersayat, diduga digorok dengan benda tajam.

Berdasarkan informasi dari keluarga korban, Reza, Nanang ditemukan pertama kali oleh kakaknya yakni Supiannor. Setelah itu kakak korban melaporkan kasus pembunuhan itu kepada pihak kepolisian.

"Korban merupakan paman saya, sekitar pukul 06.30 saya dikabari oleh kakak korban Supiannor," ujar Reza, saat ditemui di sekitar TKP, Rabu (14/9/2016).

Nanang Efendi, pemilik Salon Nanang Efendi, di Gang Pramuka, Jalan Sengaji Hulu, Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, ditemukan tewas bersimbah darah. Jenasahnya ditemukan dalam posisi telentang di salonnya, dengan tangan kanan terlilit kain sarung. Tubuhnya berbalut kos bergaris, dan celana pendek coklat. 

Anak ke-10 dari 12 belas bersaudara ini, diduga dirampok, sebelum akhirnya dibunuh. Karena barang berharga yang biasa dikenakan, yakni kalung dan gelang emas korban hilang.

Setelah polisi melakukan olah TKP, di Salon Nanang Efendi, jenazah Nanang Efendi dibawa ke RSUD Muara Teweh untuk menjalani visum.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban mengalami tusukan dengan benda tajam dengan empat luka di tubuhnya.

Terdapat CCTV di sekitar lokasi kejadian, yang diharapkan dapat memberikan petunjuk untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Diperkirakan pembunuhan terjadi, Rabu (14/9/2016) subuh. (RAMADANI/N).