BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Citra Borneo Indah (CBI) Group melalui Supply Chain Management menyelenggarakan acara Sinergi Harmoni Kemitraan dalam rangka memberikan penghargaan apresiasi dan meningkatkan silahturahmi antara CBI Group dengan supplier maupun vendor, Sabtu, 14 Desember 2024.
Kegiatan dihadiri langsung jajaran direksi utama Supply Chain Management (SCM) CBI Group. Di antaranya, Group Head of SCM, Ernis Desidistrisna, CEO of SSMS Hartono Jap, Head of SCM Winarno, para supplier maupun vendor dan lain-lain.
"Owner kami Bapak H Abdul Rasyid AS memiliki keinginan yang mulia yaitu meningkatkan perekonomian khususnya Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Karenanya, beliau melebarkan bisnisnya ke ranah perkebunan maka lahirlah CBI," ujar Ernis dalam sambutannya.
Diketahui, hingga saat ini, ada 1563 supplier yang terus aktif mendukung CBI Group. Salah satunya yaitu tamu undangan para supplier yang terpilih dari Kalimantan Tengah, bahkan ada yang datang dari Surabaya.
"Malam gala dinner ini kita selenggarakan juga untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi pengalaman serta memperkuat komitmen kita dalam menjalin kemitraan lebih baik lagi agar tumbuh bersama menjadi support system demi membangun perekonomian daerah di Kota Manis Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat," lanjutnya.
--page
Tak hanya itu, melalui acara Sinergi Harmoni Kemitraan, SCM turut memperkenalkan berbagai unit bisnis di bawah naungan CBI Group mulai dari bidang perkebunan, peternakan, perbankan, media, marine hingga properti.
"Alhamdulillah kondisi CBI saat ini semakin tumbuh besar dengan cakupan bukan hanya nasional tapi juga sudah melebar ke skala internasional, terima kasih "tuturnya.
Dengan berkembangnya CBI Group, ia berharap, supplier dan para vendor dapat memberikan dukungan penuh untuk mewujudkan misi mereka yaitu menjadi perusahaan berkelas dunia.
"Dalam kesempatan ini juga kami ingin mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada bapak dan ibu, terima kasih atas supportnya yang telah memberikan sejak awal kami berdiri hingga saat ini," tandasnya. (NURITA/Y)









