BORNEONEWS, Sampit – Menjelang perayaan Natal yang kurang dari dua pekan lagi, warga Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai sibuk berburu pernak-pernik Natal untuk merayakan momen istimewa ini. Sejumlah toko di kota ini pun mulai ramai menjual berbagai pernak-pernik khas Natal, seperti pohon Natal, bola hias, dan topi Santa.
Heronika Halim, pemilik Toko Rudi Jaya Toys di Jalan Rahadi Usman, Sampit, mengungkapkan bahwa penjualan pernak-pernik Natal sudah dimulai sejak Oktober lalu. Namun, lonjakan permintaan mulai terasa pada pertengahan November dan semakin meningkat mendekati Hari Natal. Toko ini, yang telah berjualan mainan anak-anak selama bertahun-tahun, beralih untuk menjual pernak-pernik Natal setiap tahunnya.
"Setiap tahun, menjelang Natal kami akan mengosongkan sebagian toko yang biasanya berjualan mainan dan menggantinya dengan pernak-pernik Natal. Kami mulai menyediakannya sejak Oktober untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," ujar Heronika, Minggu, 15 Desember 2024.
Toko Rudi Jaya Toys menawarkan berbagai jenis pernak-pernik Natal, dari topi Santa, bola hias, hingga pohon Natal. Harga pernak-pernik ini bervariasi, mulai dari Rp15.000 untuk barang-barang kecil hingga ratusan ribu rupiah. Sedangkan pohon Natal dihargai mulai Rp100 ribu hingga Rp7 juta, tergantung ukuran, model, dan bahan yang digunakan.
"Untuk pohon Natal, kami menyediakan berbagai ukuran, mulai dari yang kecil 2 ft hingga pohon dengan ukuran besar 12 ft (sekitar 4 meter). Ukuran yang paling banyak dibeli adalah yang 4 ft dan 5 ft," tambah Heronika.
Meskipun Heronika belum bisa memperkirakan persentase peningkatan jumlah pembeli tahun ini, ia menyatakan bahwa puncak penjualan biasanya terjadi pada tanggal 20 hingga 24 Desember, sebelum Hari Natal yang jatuh pada 25 Desember.
Tidak hanya untuk dekorasi rumah pribadi, pernak-pernik Natal juga banyak dibeli untuk kebutuhan rumah ibadah. Lorensius Langkur, misalnya, membeli patung Yesus di Vatikan untuk dipajang di gereja.
Lorensius berharap Natal tahun ini dapat membawa kebahagiaan bagi banyak orang dan membawa perubahan positif dalam kehidupannya. Ia juga berharap agar setiap orang semakin mempercayai bahwa Yesus hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Saya berharap semoga dalam kehidupan saya ada perubahan yang lebih baik dan semoga semua orang terus mempercayai bahwa Yesus hadir di tengah-tengah kita,” ujar Lorensius.
Antusiasme warga Sampit dalam mempersiapkan perayaan Natal semakin terasa dengan banyaknya permintaan pernak-pernik Natal yang terus meningkat. Berbagai toko di kota ini pun berupaya memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan berbagai pilihan barang berkualitas. Menjelang 25 Desember, diharapkan perayaan Natal akan semakin meriah, penuh kebahagiaan, dan membawa dampak positif bagi masyarakat.









