BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Barito Timur menerima kunjungan kerja Tim DPRD Kabupaten Banjar, Senin, 16 Desember 2024.
Rombongan yang terdiri dari 15 orang itu dipimpin oleh Anggota Komisi III DPRD Banjar, H Abdul Razak, dan disambut langsung oleh Kepala Diskominfosantik Barito Timur, Dwi Aryanto.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Sekretaris Diskominfosantik, Limer, serta Kepala Bidang E-Government, Fredisen Madianu.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengendalian dan pengawasan Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Barito Timur.
Abdul Razak menyatakan bahwa kunjungan ini telah direncanakan sejak lama dan baru dapat terealisasi pada akhir tahun 2024.
“Kami ingin mempelajari lebih dalam tentang pengelolaan BTS di Barito Timur, terutama dalam aspek pengendalian dan pengawasannya,” ujar Abdul Razak.
Kepala Diskominfosantik Barito Timur, Dwi Aryanto, menyambut baik kunjungan ini dan berharap diskusi yang berlangsung dapat memperkaya wawasan kedua belah pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Semoga kita bisa saling bertukar informasi dan pengalaman dalam pengelolaan BTS,” ucap Dwi.
Diskusi antara kedua pihak berfokus pada penyelesaian masalah daerah tanpa sinyal (blank spot) dan pengelolaan BTS.
Kepala Bidang E-Government, Fredisen Madianu, menjelaskan bahwa salah satu solusi untuk mengatasi blank spot adalah penggunaan teknologi Starlink, yang memungkinkan jaringan internet menjangkau wilayah terpencil.
“Teknologi ini dapat menjadi alternatif bagi daerah yang tidak terjangkau jaringan BTS,” jelas Fredisen. Namun, Fredisen juga menyoroti tantangan hilangnya potensi pendapatan daerah dari retribusi BTS.
“Sampai saat ini, kami belum menemukan solusi untuk mengatasi hilangnya retribusi dari BTS,” ungkapnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









