SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas  Koperasi, UKM, Industri dan Perdagangan setempat terus berupaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan koperasi di wilayahnya.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Kotim resmi membentuk Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi koperasi untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan fasilitasi, serta mendorong pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Industri dan Peradangan Kotim Fahrujiansyah menjelaskan bahwa pertumbuhan koperasi dari tahun ke tahun menunjukkan tren positif.

"Sampai Desember ini jumlah koperasi di Kotim mencapai 457, dengan 383 koperasi aktif dan 74 koperasi tidak aktif," katanya, Senin, 16 Desember 2024.

Keperasi di Kotim terbagi dalam berbagai sektor meliputi, produsen 232 koperasi, konsumen 187 koperasi, pemasaran 5 koperasi, jasa 21 koperasi dan simpan pinjam sebanyak 12 koperasi. 

Meskipun menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, koperasi di Kotim juga dihadapkan dengan berbagai tantangan dan permasalahan.

 "Melihat hal ini, penting bagi koperasi untuk memiliki wadah yang dapat menampung aspirasi, memfasilitasi, serta mendorong pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan," ujarnya. 

Dekopinda diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Dekopinda akan menjadi wadah untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi koperasi, memajukan serta mendorong pemberdayaan koperasi guna mencapai pendiriannya dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. 

"Pembentukan Dekopinda ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang menekankan pentingnya pembinaan dan pengawasan koperasi yang berkelanjutan. Dekopinda akan menjadi platform penting untuk memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah," tambahnya. 

Dirinya pun berharap dengan dibentuknya Dekopinda diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi koperasi di Kotim, terutama dalam meningkatkan akses terhadap informasi dan sumber daya, memperkuat kapasitas dan kelembagaan koperasi serta memfasilitasi pengembangan usaha dan inovasi. 

"Dengan adanya Dekopinda, diharapkan koperasi di Kotim dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami optimistis bahwa dengan dukungan Dekopinda, koperasi di Kotim akan semakin maju dan berperan penting dalam pembangunan ekonomi daerah," tutupnya. (DEVIANA/R)