BORNEONEWS, Tamiang Layang – Puskesmas Tamiang Layang mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
Penghargaan ini diberikan dalam acara yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada Jumat pekan lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung, menyatakan bahwa Puskesmas Tamiang Layang berhasil masuk dalam zona hijau dengan predikat opini kualitas tinggi, mencatatkan nilai tertinggi di Barito Timur.
"Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran di Puskesmas Tamiang Layang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Capaian ini menjadi dasar penghargaan dari Ombudsman Kalimantan Tengah," ujar Jimmi di Tamiang Layang, Senin, 16 Desember 2024.
Dia menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bukti komitmen Puskesmas Tamiang Layang dalam menjalankan pelayanan publik, tetapi juga diharapkan menjadi pemicu bagi puskesmas lain di Barito Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
"Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh puskesmas di Kabupaten Barito Timur untuk terus memperbaiki mutu pelayanan. Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa pelayanan yang berorientasi pada masyarakat selalu mendapat apresiasi," tambahnya.
Jimmi berharap predikat ini dapat memacu semangat seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Tamiang Layang untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan yang sudah dicapai.
"Penilaian ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, agar kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin meningkat," katanya.
Puskesmas Tamiang Layang dinilai unggul dalam berbagai aspek pelayanan, mulai dari fasilitas yang memadai, respons cepat terhadap keluhan pasien, hingga sistem pengelolaan administrasi yang transparan dan akuntabel.
Dengan pencapaian ini, Puskesmas Tamiang Layang diharapkan mampu mempertahankan reputasinya sebagai pusat layanan kesehatan yang berkualitas tinggi, sekaligus menjadi model pelayanan publik bagi fasilitas kesehatan lainnya di Kalimantan Tengah. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









