BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyerahkan bonus kepada para kafilah Kotim yang berprestasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) XXXII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin, 16 Desember 2024.
Dalam ajang tersebut, Kotim berhasil meraih juara umum dengan skor 332, pencapaian yang dinilai sebagai hadiah bagi pemerintahan Harati Jilid I.
Halikinnor secara simbolis menyerahkan bonus kepada para kafilah yang berprestasi. Adapun rincian bonus yang diberikan yaitu juara 1 Rp15 juta, juara 2 Rp7,5 juta, juara 3 Rp5 juta, dan juara harapan 1 Rp1 juta.
Sementara dalam ajang MTQH XXXII Kalteng Kotim mengirimkan sejumlah kafilah yang berhasil meraih prestasi berikut 10 kafilah juara 1, 6 kafilah juara 2, 5 kafilah juara 3, 6 kafilah juara harapan 1, dan 7 kafilah juara harapan 2.
“Ini momen bersejarah karena setelah sekian tahun, Kotim kembali meraih juara umum MTQH, dulu tahun 2017 kita juara umum STQ dan baru kali ini juara lagi pada ajang yang lebih besar. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan yang kita lakukan sudah berada di jalur yang benar,” kata Halikinnor.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar prestasi ini dapat dipertahankan, terutama menjelang kompetisi MTQH 2025 tingkat provinsi yang akan digelar di Muara Teweh.
“Menjadi juara umum itu bukan hal mudah. Kabupaten lain pasti akan berusaha keras untuk merebutnya, tetapi kita harus mempertahankan. Regenerasi kafilah harus dipersiapkan oleh LPTQ, dan kita patut berbangga karena peserta kita adalah putra-putri terbaik Kotim,” ujarnya.
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim akan terus mendukung pengembangan bakat dan kemampuan para kafilah melalui program pembinaan intensif. Dengan keberhasilan ini, LPTQ Kotim diharapkan terus mempertahankan gelar juara umum di ajang berikutnya.
"MTQH XXXII Kalteng ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dan masyarakat Kotim. Memang juara itu bukan hal utama, tetapi prestasi menunjukkan keberhasilan pembinaan kita," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









