BORNEONEWS, Kuala Kapuas – BPBD Kabupaten Kapuas menggandeng akademisi dan tenaga ahli dalam penyusunan rencana kontinjensi bencana banjir.
Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Kantor Bappelitbangda, turut hadir pemateri dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dan LPPM Universitas Palangka Raya pada Senin, 16 Desember 2024.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah kepala SKPD dan camat sebagai peserta diskusi.
Menurut Plt Kepala BPBD Kapuas, Muhammad Ahmad Saribi, masukan yang diterima dari berbagai pihak telah diintegrasikan ke dalam dokumen akhir.
"Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa strategi mitigasi banjir yang dirancang benar-benar relevan dan dapat diimplementasikan secara nyata," katanya.
Selain itu, dokumen ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Kapuas, terutama mereka yang berada di kawasan rawan banjir.
"Rencana ini tidak hanya berfokus pada mitigasi, tetapi juga pada langkah-langkah perlindungan yang berkelanjutan," ucapnya.
Dengan selesainya dokumen ini, BPBD Kapuas optimis langkah penanggulangan bencana banjir dapat dilakukan secara komprehensif dan terencana. (DODI/j)









