PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gugus ISH Connect yang terdiri dari Bintang Soma selaku leader, Alim Pujianto, Altria Mardiana P dan Nadya Prashinta mempresentasikan inovasi aplikasi APKSM Mobile yang berfungsi sebagai media pencatatan operasional perkebunan. Lewat APKSM Mobile yang mengusung inovasi berbasis aplikasi teknologi, CBI Group berhasil membawa pulang 2 penghargaan kategori Platinum.

Tidak hanya itu, APKSM Mobile ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur diantaranya profil organisasi dan pekebun, panduan budidaya, rekomendasi pemupukan, dokumen STDB dan SPPL, konsultasi budidaya, harga TBS, artikel kegiatan pekebun serta media penyampaian aspirasi melalui fitur saran keluhan.

"APKSM Mobile ini telah diuji coba kepada 804 pekebun swadaya yang tersebar di 5 desa wilayah Kotawaringin Barat. Hasil evaluasi setelah penggunaan aplikasi ini, secara finansial pekebun dapat melakukan efisiensi cost sebesar 62,5 persen di tahun pertama, dan ditahun selanjutnya sebesar 93 persen," kata Bintang kepada Borneonews pada Senin, 16 Desember 2024.

Selain itu, dari segi pelaporan kegiatan perkebunan juga lebih efisien dari 7 hari menjadi rata-rata 1,5 hari. Hal ini disebabkan karena para pekebun juga berperan aktif dalam pelaporan secara digital dan realtime sehingga mempermudah dalam proses pengarsipan dan monitoring baik untuk pengurus ICS maupun pendamping dari SSMS.

"Kehadiran aplikasi ini telah memberikan dampak positif dan kemudahan bagi pekebun swadaya terkait pencatatan operasional perkebunan dan ketertelusuran rantai pasok yang tentunya sangat mendukung program sertifikasi Roundtable Sustainable Palm Oil Independent Smallholder atau RSPO ISH dan Indonesia Sustainable Palm Oil Independent atau ISPO Pekebun Swadaya binaan SSMS Group," ungkap Bintang.

APKSM Mobile ini juga sebelumnya telah masuk dalam nominasi 3 besar RSPO Excellence Awards 2024 kategori inovasi. Harapannya, inovasi-inovasi seperti ini bisa menjadi contoh dan dapat ditularkan kepada pekebun swadaya kelapa sawit di seluruh Indonesia.

"Kami berharap sertifikasi ini tidak hanya sebagai pelopor tetapi juga dapat mengajak organisasi pekebun swadaya lainnya untuk mengembangkan sistem yang sama guna mendukung skema sertifikasi," tambah Bintang.

Sementara itu, anggota gugus ISH Connect lainnya, Alim Pujianto mengungkapkan penghargaan platinum yang diraih di ajang TKMPN ke-28 ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama tim yang solid serta kolaborasi dengan pekebun swadaya binaan SSMS Group.

"Hal ini tentunya akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan di masa mendatang," tutur Alim.

Jap Hartono, Chief Executive Officer PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS, mewakili manajemen CBI Group dalam acara tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para inovator terbaik perusahaan atas kerja keras dan pencapaian mereka di tingkat nasional. (TESTI PRISCILLA/j)