BORNEONEWS, Palangka Raya - Ajang bergengsi yang diikuti lebih dari 2.300 peserta dari 227 perusahaan multinasional, baik swasta maupun BUMN, berlangsung meriah dengan persaingan dalam 20 kategori yakni Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional atau TKMPN XVIII 2024 yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center pada 2-6 Desember 2024.
Sejalan dengan misi CBI Group yang mengedepankan teknologi maju dan ramah lingkungan serta pengembangan sumber daya manusia dan potensi daerah, Gugus ISH Connect mengusung tema "Mempercepat Sistem Perkembangan Organisasi dan Ketertelusuran Rantai Pasok" dalam bisnis perkebunan kelapa sawit.
Gugus ISH Connect, yang dipimpin oleh Bintang Soma bersama anggota Alim Pujianto, Altria Mardiana P, dan Nadya Prashinta, mempresentasikan inovasi aplikasi APKSM Mobile.
"Aplikasi ini berfungsi sebagai media pencatatan operasional perkebunan dan dilengkapi dengan fitur-fitur seperti profil organisasi dan pekebun, panduan budidaya, rekomendasi pemupukan, dokumen STDB dan SPPL, konsultasi budidaya, harga TBS, artikel kegiatan pekebun, serta media penyampaian aspirasi melalui fitur saran keluhan," kata Bintang dalam rilis yang diterima Borneonews Senin, 16 Desember 2024.
APKSM Mobile telah diuji coba kepada 804 pekebun swadaya di lima desa wilayah Kotawaringin Barat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi ini mampu menghemat biaya sebesar 62,5 persen di tahun pertama dan 93 persen di tahun berikutnya. Selain itu, pelaporan kegiatan perkebunan menjadi lebih efisien, dari tujuh hari menjadi rata-rata 1,5 hari, berkat pelaporan digital dan real-time yang mempermudah proses pengarsipan dan monitoring.
Bintang Soma menyatakan bahwa kehadiran aplikasi ini memberikan dampak positif dan kemudahan bagi pekebun swadaya dalam pencatatan operasional perkebunan dan ketertelusuran rantai pasok.
"Hal ini sangat mendukung program sertifikasi Roundtable Sustainable Palm Oil Independent Smallholder atau RSPO ISH dan Indonesia Sustainable Palm Oil Independent atau ISPO bagi pekebun swadaya binaan SSMS Group," katanya lagi.
APKSM Mobile juga masuk dalam nominasi tiga besar RSPO Excellence Awards 2024 kategori inovasi. Harapannya, inovasi seperti ini dapat menjadi contoh dan ditularkan kepada pekebun swadaya kelapa sawit di seluruh Indonesia.
"Kami berharap sertifikasi ini tidak hanya sebagai pelopor tetapi juga dapat mengajak organisasi pekebun swadaya lainnya untuk mengembangkan sistem yang sama guna mendukung skema sertifikasi," tambah Bintang.
Alim Pujianto, anggota Gugus ISH Connect, mengungkapkan bahwa penghargaan platinum yang diraih di ajang TKMPN ke-28 ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama tim yang solid serta kolaborasi dengan pekebun swadaya binaan SSMS Group.
"Hal ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan di masa mendatang," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









