PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sayyid Muhammad Zein, mendesak modernisasi sistem pengelolaan sampah di kota-kota dengan kepadatan penduduk tinggi di Kalteng.

Ia menekankan pentingnya solusi ini untuk mengatasi masalah lingkungan yang semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk.

Zein menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang efektif harus terintegrasi, mencakup pengumpulan, pemilahan, pengolahan, dan daur ulang untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

"Kota-kota besar di Kalteng perlu memikirkan solusi jangka panjang yang melibatkan teknologi modern untuk pengelolaan sampah," tegasnya, Selasa, 17 Desember 2024.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat melalui pendidikan dan sosialisasi sejak dini, baik di sekolah maupun komunitas, mengenai pemilahan sampah dan perbedaan sampah organik dan anorganik untuk pengelolaan yang lebih efektif.

Zein menyoroti kota-kota padat penduduk seperti Palangka Raya, Kapuas, dan Sampit yang masih mengandalkan sistem pembuangan sampah tradisional ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sistem ini dinilai sudah tidak memadai untuk menangani volume sampah yang terus meningkat akibat urbanisasi dan pertumbuhan penduduk.

Beliau berharap Pemprov Kalteng segera membuat regulasi yang mendukung pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk optimalisasi kinerja pihak terkait, termasuk perusahaan pengelola sampah.

Kita perlu terobosan regulasi agar kota-kota kita berkembang pesat sambil menjaga kualitas lingkungan," tandasnya. (PATHUR/H)