SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mempersiapkan diri untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, khususnya di wisata Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit. Destinasi wisata andalan daerah tersebut.

Pj Sekda Kotim, Sanggul Lumban Gaol, meminta agar semua pihak terkait, termasuk Puskesmas, tetap siaga selama libur Nataru.

"Koordinasikan dengan Puskesmas, harus standby jangan libur," tegasnya, Selasa, 17 Desember 2024.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan potensi kejadian darurat selama masa liburan. Kesiapsiagaan Puskesmas di destinasi wisata selama libur Nataru diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.

"Ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mencegah dan menangani potensi kejadian darurat selama masa liburan," imbuhnya. 

Selain itu, ia meminta koordinasi kesiapannya di tingkat kecamatan karena menjadi sasaran ribuan orang berwisata. Polairud, BPBD, SAR mereka harus mengirimkan petugasnya di Pantai Ujung Pandaran.

"Pentingnya koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan wisatawan selama liburan," ucapnya. 

Terkait persoalan kerusakan jalan yang merupakan kewenangan provinsi, Sanggul menyatakan akan segera melakukan koordinasi. Ia juga membuka kemungkinan untuk melakukan perbaikan sementara oleh Pemkab Kotim.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait kerusakan jalan. Jika diperlukan, kami akan melakukan perbaikan sementara untuk memastikan akses menuju Pantai Ujung Pandaran tetap lancar," jelas Sanggul.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemkab Kotim mengimbau wisatawan untuk tetap mematuhi aturan dan menjaga keselamatan selama berkunjung. Dukungan infrastruktur, pengamanan, dan layanan kesehatan diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang nyaman di Pantai Ujung Pandaran.

"Kami berharap wisatawan dapat menikmati liburan di Pantai Ujung Pandaran dengan nyaman dan aman. Kami juga mengimbau agar wisatawan mematuhi aturan dan menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya. (DEVIANA/j)