BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dalam momentum Peringatan HUT ke-79 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2024, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Septedy, menekankan pentingnya program lingkungan dan perlindungan bagi guru.
Ia menjelaskan tentang program Sekolah Adiwiyata yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup.
“Program ini diharapkan mampu mengubah perilaku warga sekolah dalam melestarikan lingkungan, menghemat sumber daya, dan mengurangi dampak pencemaran,” kata Septedy, Rabu, 18 Desember 2024.
Lebih lanjut, Septedy berharap program tersebut tidak hanya berdampak pada warga sekolah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga lingkungan hijau dan sehat.
Di sisi lain, ia juga menyoroti perlindungan terhadap guru dari tindakan intimidasi dan kekerasan. Menurutnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah berupaya menjamin keamanan guru melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Kesepakatan ini akan mendorong penyelesaian masalah kekerasan di dunia pendidikan secara damai dan kekeluargaan atau restorative justice, sehingga guru tidak menjadi terpidana,” ujarnya.
Septedy juga menyampaikan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan guru terus dilakukan melalui berbagai program prioritas seperti pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan sertifikasi. (DODI/H)









