BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Kapuas, khususnya di Desa Jangkang dan sekitarnya, beberapa waktu lalu dikhawatirkan menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat.
Menyikapi kondisi tersebut, UPT Puskesmas Jangkang bergerak cepat memberikan layanan kesehatan langsung ke lokasi terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Tonun Irawaty, melalui Sekretaris Dinkes, dr. Jum'atil Fajar, menjelaskan bahwa tim kesehatan terdiri dari seorang dokter, empat perawat, dan dua bidan.
Tim ini memberikan berbagai layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, konsultasi gizi, serta penyuluhan kesehatan.
"Pelayanan dilakukan secara langsung di rumah warga terdampak dan juga di kantor desa untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tetap terjaga," ujarnya, Rabu, 18 Desember 2024.
Selain itu, edukasi kesehatan juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan dampak lanjutan akibat banjir.
Masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, penggunaan air bersih untuk kebutuhan konsumsi, serta pencegahan penyakit menular seperti ISPA dan diare.
Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat banjir, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. (DODI/H)









