BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dalam upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Seruyan menggelar kegiatan "Penggerakan Masyarakat dalam Mendukung Aktifkan Posyandu di Kabupaten Seruyan Tahun 2024."
Acara ini dilaksanakan di Posyandu Seroja II, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.
Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr. Bahrun Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di posyandu.
“Kami mengajak masyarakat untuk aktif datang ke posyandu, karena layanan ini sangat penting, terutama dalam pencegahan stunting dan pemantauan kesehatan seluruh siklus kehidupan,” ujar Bahrun Abbas, Rabu, 18 Desember 2024.
Dalam kegiatan ini, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan bersama UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I menyampaikan berbagai sosialisasi, termasuk pentingnya rutin ke posyandu, langkah-langkah pencegahan stunting, serta konsep Posyandu Integrasi Layanan Primer yang akan diterapkan di semua posyandu ke depan.
Abbas menjelaskan bahwa Posyandu Integrasi Layanan Primer akan memberikan layanan kesehatan untuk semua kelompok usia, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, anak pra sekolah, anak usia sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia.
“Layanan ini akan dilaksanakan melalui kegiatan Hari Buka Posyandu dan juga Kunjungan Rumah, sehingga jangkauan pelayanan menjadi lebih luas dan mudah diakses,” tambahnya.
Gerakan Aktifkan Posyandu ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/j)









