BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kreativitas dan dedikasi para siswa MTs Negeri 2 Barito Timur membuahkan hasil manis. Dengan semangat yang membara, mereka berhasil meraih predikat terbaik 1 dalam Lomba Vlog Edukasi Tablet Tambah Darah tingkat SMP sederajat yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur.
Dalam lomba ini, para pelajar ditantang untuk menciptakan konten kreatif yang mampu menyampaikan pesan penting yaitu meningkatkan kesadaran remaja, terutama remaja putri, tentang kesehatan dan pencegahan anemia. Hasilnya, vlog karya siswa MTs Negeri 2 Barito Timur dinilai paling unggul oleh para juri yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung.
“Berdasarkan penilaian dewan juri, MTs Negeri 2 Barito Timur keluar sebagai terbaik 1. Ini menunjukkan bagaimana pelajar mampu memadukan kreativitas dan edukasi kesehatan dengan sangat baik,” ujar Jimmi saat mengumumkan hasil lomba vlog tersebut, Rabu, 18 Desember 2024.
Selain meraih kemenangan, video yang dihasilkan para remaja putri ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi bisa dikemas dengan cara yang menarik dan relevan bagi kalangan remaja. Melalui pendekatan yang segar, para siswa mampu menyampaikan pesan penting tentang pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah anemia.
Kemenangan MTsN 2 Barito Timur menjadi inspirasi bagi banyak pelajar lainnya. Mereka berhasil mengungguli beberapa sekolah lain yang juga menunjukkan performa terbaiknya, seperti SMP Negeri 2 Raren Batuah yang mengisi posisi terbaik kedua dan ketiga, serta SMP Negeri 3 Tamiang Layang yang menempati posisi keempat.
--page
Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan. Bagi MTs Negeri 2 Barito Timur, uang pembinaan sebesar Rp3 juta menjadi simbol pengakuan atas kerja keras mereka dalam mengangkat isu kesehatan remaja.
Menurut Jimmi, lomba ini diadakan untuk memberikan ruang bagi para siswa mengembangkan kreativitas sekaligus menjadi agen perubahan dalam menyampaikan pesan-pesan penting terkait kesehatan. Ia berharap ke depan, semakin banyak sekolah yang turut berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini.
“Kami ingin lomba ini menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi muda yang sehat, kreatif, dan produktif,” katanya.
Kesuksesan MTs Negeri 2 Barito Timur menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dan kreativitas dapat berjalan beriringan. Dengan memanfaatkan teknologi, seperti vlog, pesan-pesan penting tentang kesehatan dapat menjangkau lebih banyak orang, terutama kalangan muda yang lebih akrab dengan media digital.
Bagi siswa MTs Negeri 2 Barito Timur, kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Mereka telah membuktikan bahwa suara remaja bisa memiliki dampak besar, asalkan disampaikan dengan cara yang kreatif dan bermakna.
--page
Sedangkan bagi remaja lain, ini adalah ajakan untuk tidak takut mencoba. Jika siswa MTs Negeri 2 Barito Timur bisa, maka siapa saja bisa. Yang diperlukan adalah semangat, kerja keras dan keyakinan bahwa perubahan bisa dimulai dari diri sendiri.
Anemia mungkin terdengar sepele bagi sebagian orang, tetapi dengan upaya kecil seperti ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan remaja bisa meningkat, dan pada akhirnya generasi muda Barito Timur bisa tumbuh lebih sehat dan lebih kuat. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









