BORNEONEWS, PANGKALAN BUN-- Kementerian Pariwisata, Swisscontact WISATA, dan FTKP (Forum Tata Kelola Pariwisata) Tanjung Puting, dan Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat bertekad mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tanjung Puting. Untuk itu, kini sedang dipersiapkan logo untuk kampanye dan promosi. Dan para pemangku kepentingan mengajak masyarakat untuk berperanserta memilih logo tersebut.
Kali ini para stkate holder s yang tergabung dalam FTKP menyediakan empat alternatif logo. Kelak, berdasarkan pilihan masyarakat, akan ditetapkan satu logo sebagai sarana promosi.
Tanjung Puting sendiri merupakan nama sebuah taman nasional yang terletak di
dua kabupaten, Kotawaringin Barat dan Seruyan, di Provinsi Kalimantan Tengah. Taman
Nasional Tanjung Puting sangat identik dengan sebuah kawasan untuk pelestarian
orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) dan juga ada nama Camp Leakey, kawasan
pelepasliaran orangutan tertua sekaligus melegenda, di sana.
Tanjung Puting adalah wujud kemegahan hutan hujan tropis terbesar kedua di dunia disertai jalur sungai lebar indah berkelok-kelok yang menjadi rumah bagi berbagai hidupan liar dan
bertumbuhkembangnya berbagai kekayaan alam, budaya, hingga masyarakatnya, baik di
pesisir maupun di pedalaman. Tanjung Puting sebagai sebuah destinasi wisata maknanya
menyeberang lebih luas tidak saja untuk kawasan taman nasional, namun juga merangkul
saat ini wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Seruyan, hingga Lamandau untuk saling
mengisi menjadi sebuah destinasi wisata istimewa yang layak diperhitungkan potensinya.
Pengembangan destinasi wisata Tanjung Puting, sebuah upaya bersama Kementerian
Pariwisata, Swisscontact WISATA, dan FTKP (Forum Tata Kelola Pariwisata) Tanjung
Puting, menjadi destinasi wisata istimewa disadari memerlukan berbagai strategi yang
tepat dan terencana. Salah satunya adalah strategi pemasarannya.
Agar pemahaman masyarakat luas terhadap Destinasi Tanjung Puting meningkat secara signifikan.
Untuk itu, mewujudkan identitas merek yang khas dan kuat untuk membedakan Tanjung
Puting dari destinasi wisata lainnya menjadi sebuah strategi penting. Identitas ini secara
tegas memposisikannya sebagai tujuan wisata yang siap berkompetisi di kelas dunia
melalui representasi visual berbagai elemen khas terkait yang dipetakan menjadi sebuah
logo dan tagline.
The Ultimate Borneo, adalah tagline yang memposisikan Tanjung Puting sebagai pilihan
utama dari wilayah destinasi Borneo yang memberikan pengalaman unik tak terlupakan
dengan orangutan di belantara Kalimantan.
“Inilah waktunya kami melompat lebih jauh. Pengembangan logo destinasi wisata Tanjung Puting adalah sebuah refleksi, peneguhan posisi sekaligus menjadi simbol cita-cita kami yang dinamis di masa depan,“ ujar Michael Ryan Juanda, Ketua Badan Pelaksana Harian FTKP Tanjung Puting.
Merek yang kuat diawali dari menggalang pendapat publik sehingga melahirkan rasa memiliki yang kuat dan keyakinan bahwa intisari dari produk terwakili dengan baik. FTKP Tanjung Puting bersama ini mengundang masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam pemilihan logo terbaik yang mewakili citra Destinasi Tanjung Puting dengan cara pemungutan suara melalui salah satu tautan berikut:
FB Vote : http://goo.gl/620eEi dan Website : http://www.visittanjungputing.com.
Tentang FTKP Tanjung Puting
FTKP (Forum Tata Kelola Pariwisata) Tanjung Puting adalah sebuah metamorfosa dari sebuah forum komunikasi pengembangan pariwisata yang terbentuk berdasarkan program Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan beberapa destinasi potensial melalui program DMO (Destination Management Organization) pada tahun 2011 dengan nama DMO Tanjung Puting. Melibatkan unsur pemerintah, pelaku usaha, dan wakil masyarakat, pembentukan FTKP Tanjung Puting diharapkan dapat mendorong pengembangan pariwisata di destinasi yang terintegrasi dan terkoordinasi dari perencanaan hingga pelaksanaan strateginya dengan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan terkait.








