PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta penghentian sementara operasional angkutan barang menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, mengimbau perusahaan di sektor pertambangan, perkebunan, dan kehutanan agar tidak mengoperasikan angkutan barang menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Langkah ini diambil guna mencegah kerusakan jalan dan jembatan yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat, serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

"Ini merupakan upaya pencegahan terjadinya permasalahan seperti jalan dan jembatan menjadi rusak, sehingga mengganggu masyarakat pengguna jalan yang ingin berpergian,” tutur Yulindra, baru baru ini.

Yulindra menilai langkah ini perlu dilakukan demi kelancaran distribusi bahan pokok penting menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sebagai informasi, belum lama ini Dishub Kalteng bersama dengan leading sektor terkait gencar melakukan penegakan hukum angkutan jalan di ruas Bawan-Kuala Kurun. Total ada sekitar 38 truk yang terjaring. (HERMAWAN DP/H)