BORNEONEWS, Palangka Raya – Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DJBK PUPR) meminjamkan satu unit Mobile Training Unit (MTU) kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Mobil pelatihan keliling ini diterima Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Kamis (15/9/2016).
Seremonial penyerahan MTU berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalteng, dihadiri sejumlah pejabat dari Forum Kerukunan Pimpanan Daerah, pejabat lingkungan Pemprov Kalteng, dari DJBK dan asosiasi pengusaha kontruksi di Kalteng. Diterimanya MTU ditandai dengan pendandatanganan perjanjian pinjam pakai antara dua belah pihak.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dirjen BK PUPR), Yusid Toyib mengatakan, MTU dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi pekerja konstruksi di Kalteng dengan sertifikasi untuk memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). Pekerja yang menjadi target meliputi pekerja bidang batu, kayu, dan besi.
“Saya berharap tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan infrasturktur di Kalteng adalah tenaga kerja terampil dari Kalteng sendiri. MTU serta perangkatnya akan mengajarkan pola kerja efektif dan efesien, dengan kompetensi standar nasional,” kata Dirjen BK PUPR, Yusid Toyib.
Yusid mengatakan, dari 7,2 juta angka tenaga kerja di indonesia berdasarkan data pihaknya, baru 650.000 orang yang bersertifikasi. Angka ini sangat jauh sementara Indonesia dihadapkan dengan era masyarakat ekonomi asean (MEA) dimana tenaga kerja asing bebas masuk. (RONI SAHALA/N).








