JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Secara mengejutkan, Satria Muda Pertamina Jakarta lebih memilih merekrut Bryan Adha Elang Praditya dibandingkan Randy Prasetya guna memperkuat tim untuk mengarungi Indonesian Basketball League (IBL) 2025.

Berdasarkan data dari laman IBL, Kamis 19 Desember 2024 perpindahan Bryan dari Kesatria Bengawan Solo tidak diprediksi sebelumnya sehingga cukup mengejutkan.

Awalnya, rumor yang kencang beredar adalah Randy Prasetya yang dilepas Satya Wacana Salatiga akan dipinang klub kebanggaan warga Jakarta itu.

Namun, justru center tersebut yang menjadi pilihan Satria Muda untuk menambah kedalaman skuad yang telah dihuni Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan.

Pemain berpostur tinggi 1,96 meter itu dilepas oleh Kesatria pada 6 Desember. Selama di klub tersebut sejak 2022, dia tidak pernah bermain lebih dari tujuh menit per laga, sehingga kontribusi poin rata-ratanya menurun.

Bahkan ironisnya, pebasket berumur 26 tahun itu hanya memainkan empat pertandingan selama babak reguler.

Padahal dia adalah rookie atau pemain pemula yang mendapatkan tempat di tim Satya Wacana Salatiga di bawah kepala pelatih saat itu, yakni Efri Meldi. Namun sejak pindah dari Satya Wacana ke Prawira Bandung dan Kesatria, dia kesulitan mendapatkan tempat di tim utama.

Saat memperkuat Satya pada 2021, dia merupakan pemain yang cukup menjanjikan karena memiliki tinggi dan kemampuan untuk melindungi ring. Tetapi keberuntungan Bryan seolah hilang setelah pergi dari klub asal Salatiga itu.

Secara statistik pada 2021, dia masih mencetak rata-rata 8,2 poin per gim (ppg), 9,1 rebound per gim (rpg), dan 2,1 assist per gim (apg) dalam 15 pertandingan. Namun setelah pindah ke Prawira dilanjutkan ke Kesatria, performanya terus menurun.

Oleh sebab itu, melihat kedatangannya ke Satria Muda yang merupakan runner up IBL 2024, menimbulkan banyak tanda tanya fan.

Sementara itu, tim Satria Muda saat ini mayoritas berisi pemain yang berusia relatif muda karena mereka mengusung semangat peremajaan tim.

Keberlanjutan sebuah tim merupakan salah satu keunggulan yang dimiliki Satria Muda. Dengan perpindahan Bryan, dipastikan dia akan kembali bermain dengan Antoni Erga yang pernah jadi andalan Satya Wacana di musim 2020 dan 2021.

ANTARA