BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan siaga pengamanan stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kegiatan yang dirangkai dengan pasar murah menjadi upaya strategis pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan harga sembako.
Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko mengungkapkan inflasi di Kalteng masih terkendali dan masuk dalam delapan provinsi terendah secara nasional.
“Sesuai arahan Mendagri Tito Karnavian, seluruh TPID diminta untuk mengintervensi komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga,” kata Yuas Elko di Palangka Raya, baru baru ini.
Ia mengingatkan perlunya terus dilakukan langkah antisipasi agar harga-harga komoditas pangan tidak meningkat.
Dia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh lengah terhadap gejolak harga sembako di pasar. Gerakan Pangan Murah (GPM) digalakkan sebagai salah satu langkah konkret menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan. (HERMAWAN DP/R)









